Nayonaise

Cita-citaku dari dulu begitu: menggendongmu keliling rumah, masak mie, dan peluk2an bareng lama-lama. Tapi kamu sekarang sangat berat, dan aku kekurangan otot. Berguling saja mungkin cukup sampai suatu saat kamu berhasil diet, dan aku berhasil tambah kuat.

Kamu tau apa yang aku paling suka darimu? Kamu yang apa adanya, bocahmu itu. Makanya aku kadang cemburu kalau di luar kamu pun bermanja-manja. Yang itu buatku aja.

Kita mungkin tak akan pernah dewasa selama kita masih berdua. Tidak dewasa di dunia yang kejam ini berbahaya. Dunia yang semakin tua, makin cranky, suka atur-atur, dan kolot. Tapi biarlah mereka menua, kita memuda. Sampai usia tua, sampai keriput, kita akan tetap tertawa berguling di kasur, merebus mie, menonton, dan insyaAllah aku (akan) masih kuat menggendongmu. Biar yang lain menguasai dunia, bagi kita yang paling penting kita kuasai kasur empuk kita. Aku kamu, dan nanti mereka yang lucu. Di kamar kita, kerajaan kita.

Selamat 1 tahun Nayonaise-ku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s